oleh

Saat croOT Dibatasi Pihak Sipir, Istri Raja Narkoba Katakan Suaminya Dapat ‘Mati atau Gila

Saat Intim Dibatasi Pihak Sipir, Istri Raja Narkoba Katakan Suaminya Dapat ” Mati atau Gila.
HastagNet – Seseorang jenis, Emma Coronel, yang menikah dengan raja kartel Meksiko, Joaquim ” El Capo ” Guzman, protes pengurangan saat intim dengan suaminya di penjara.
Istri raja obat bius ” El Capo ” itu menyampaikan, suaminya ” bakal mati atau dapat hilang ingatan ” sesudah sipir penjara kurangi waktunya untuk bermesraan (love-making time) dengan sang suami.
Harian Inggris, Daily Mirror, Minggu (30/10/2016), melaporkan, wanita glamor Ema Coronel (26) itu menikah dengan Joaquin Guzman (56) pada th. 2008, waktu ia berumur 18 th..
Coronel sudah ajukan komplain masalah ada pelanggaran hak asasi manusia oleh petugas penjara lantaran saat intim mingguannya dengan sang suami dikurangi jadi cuma dua jam.
Wanita muda itu menangis sedih sesudah otoritas penjara kurangi dengan cara mencolok waktunya untuk dapat bermesraan dengan suaminya didalam penjara itu.
Menurut pengacara dan dokter yang menjaga Guzman, sang raja narkoba Meksiko itu dapat hilang ingatan bila tak dapat tidur dan terkait intim dengan istrinya, Coronel, didalam bilik tahanan.
Guzman menyampaikan, kata pengacara dan istrinya, dia dapat menanggung derita depresi berat, halusinasi, dan kehilangan ingatan dalam keadaan susah di penjara Ciudad Juarez, ibu kota Cihuahua, Meksiko.
Menurut The New York Post, permasalahan pribadi itu nampak sesudah Emma Coronel, istri Guzman, dan seseorang warga AS mengadu pada Komisi HAM Nasional kalau suaminya dapat mati atau hilang ingatan.
Hal semacam itu termasuk juga, kata Coronel, satu keberatan kalau otoritas penjara sudah lakukan kekerasan pada suaminya.
Petugas penjara, kata Coronel, kurangi ” saat bercinta mingguan dengannya dari empat jam jadi cuma dua jam “. Sekian catat harian AS itu.
Dari hasil pernikahan dengan Guzman pada th. 2008, Coronel sudah dianugerahi dua putri.
 ” El Chapo ” juga sudah mengklaim kalau sipir penjara sudah menyiksanya, yang disebutnya sebagai ” penyiksaan psikologis “. Petugas juga memukulnya.
Pengacara Guzman, Jose Refugio Rodríguez, mengklaim kalau Guzman ” terasa dia bakal mati “.
Coronel sudah berjuang untuk menghambat keinginan ekstradisi suaminya ke AS. (*)

Komentar

Berita Lengkap Lainya