oleh

OJOL dalam dilema COVID-19; ‘MATI sebagai PETARUNG Atau MATI dalam TEMPURUNG’

-Berita-141 views
Ojek Online, Gojek, Grab

HastagNet –

OJOL dalam dilema COVID-19

MATI sebagai PETARUNG
Atau
MATI dalam TEMPURUNG

WAHAI BAPAK² PEMERINTAH TERHORMAT YANG PUNYA KEBIJAKAN, TOLONGLAH BACALAH INI PAK..

Kami ini orang miskin pak…
kerja nya cuma OJEK ONLINE..

Kami kerja tiap hari dari subuh hingga malam..
selalu lembur dan tak pernah libur..
Libur kecuali saat keadaan mendesak atau karna memang kesehatan kami sedang tidak baik..

Gaji kami sebagai ojol ini adalah harian pak..

Itu berarti, gaji kami sama sekali tidak mencukupi untuk biaya hidup kami, jika kami hanya berdiam diri di rumah..
Tidak kerja kami tidak makan pak..

Maaf pak, sekali lagi mohon maaf..

Bukan berarti kami para ojol tidak mensyukuri atas nikmat yang sudah Allah s.w.t berikan..

Tapi itulah fakta dan keadaan kami yang sebenarnya pak..

Kebijakan bapak, sosial distancing, phisical distancing, stay at home, atau apalah istilahnya itu..

Itu kebijakan yang sangat bagus sekali pak..

Kami sama sekali tidak bermaksud untuk tidak menuruti apalagi untuk melawan kebijakan yang sudah bapak terapkan..
kami suport itu pak..
kami sangat respect atas kebijakan bapak itu…

Tapi tolong…
apa solusinya untuk kami pak..
agar kami bisa makan dengan berdiam diri dirumah..
agar kami tidak mati kelaparan..
Kami mohon BERIKAN KAMI SOLUSI pak…

Kami bukan tidak mau ikut berpartisipasi dalam memutus rantai penyebaran virus dengan tetap dirumah.
Tapi bagimana dengan kebutuhan hidup keluarga kami pak..

Kami juga manusia biasa pak..
Kami juga takut terinfeksi dan menularkan virus pada keluarga kami..

Tapi kami harus bagaimana lagi pak..
kami tidak punya pilihan selain tetap bekerja walaupun beresiko untuk terpapar virus..

Kebutuhan kami pak..
Beli susu anak, bayar pulsa listrik, beli beras, bayar kontrakan, bayar kredit DLL..
Banyak sekali pak yang harus kami bayar…

Belum lagi ditambah sekolah di liburkan, mall tidak dioprasikan, alhasil pendapatan kami sangat berkurang karna kami sepi orderan..

Tolong pak berikan kami SOLUSI..

TTD : Rian Hidayat
(*)

Komentar

Berita Lengkap Lainya