oleh

Kerap Terbangun dikala Tidur? Waspada Alzheimer!

Gangguan seperti sering terbangun saat tidur kerap dihubungkan dengan alzheimer. Apa hubungan sering terbangun saat tidur dan alzheimer? Ini faktanya.

HastagNet – Alzheimer merupakan salah satu bentuk demensia (pikun) yang melibatkan memori, cara berpikir, dan perilaku. Penyakit ini berdampak besar terhadap independensi penderita. Ketidakmampuan untuk mandiri dalam kegiatan sehari-hari merupakan tantangan yang berat bagi penderita, termasuk keluarga.

Alzheimer ditandai dengan degenerasi sel otak secara progresif. Kondisi tersebut bukan merupakan bagian dari proses penuaan alami. Penyakit ini terjadi karena kelainan fungsi protein spesifik di sel otak, serta bisa terjadi sebagai kombinasi dari faktor genetik, gaya hidup, dan lingkungan.

Gejala awal Alzheimer adalah kehilangan memori, misalnya lupa mengenai berbagai kejadian atau percakapan yang baru dilakukan. Ada pula beberapa gejala lain yang khas untuk penyakit ini.

Namun, ternyata sebuah studi menemukan bahwa gangguan tidur, berupa sering terbangun, juga bisa menjadi gejala Alzheimer! Bagaimana kaitan di antara keduanya?

Komentar

Berita Lengkap Lainya